Recognition

Jangan tanya bagaimana hati ini jatuh tepat di kamu. Yang aku tahu, Alloh sudah atur hidupku sedemikian rupa. Dia pun sudah atur dimana hati manusia seharusnya berlabuh.

Kemarin aku merasa hatiku sudah memilih tempat berlabuh terbaiknya. Namun ternyata, pada akhirnya pilihan Alloh lah yang berjalan. Itu belum yang terbaik. Ada ‘dermaga’ lain yang paling baik untukku.

Tidak ada kebetulan yang terjadi di dunia ini. Kita sepakat dengan ini kan?

Alloh pasti punya alasan mengapa Dia ‘memaksa’ ku meletakkan hatiku di kamu. Tanpa takut akan jarak, tanpa takut akan apa yang terjadi di depan nanti. Bahkan dengan lantang aku berani bilang, #sayatidaktakut.

Kadang aku kesal. Kesal dengan sikap hati-hati mu yang berlebihan. Kesal dengan ketakutan tentang apa yg mungkin saja terjadi nanti. Bisa kah kamu memandang hidup lebih sederhana?

Hidup tidak untuk ditakutkan, bung. Hidup untuk dijalani. Tengadahkan kepalamu ke langit, tapi tetap pijakkan kakimu ke bumi. Ini yang orang bilang membumi dan ini yang aku sebut tawakkal.

Porsimu hanyalah menjalani hidup dengan semampu mu. Jalani kewajibanmu. Itu saja, simple kan?

Tak banyak yang bisa aku tawarkan untukmu. Kemarikan saja tanganmu, akan kugenggam erat. Apa yang ada di depanmu nanti, akan ada di depanku juga. Hadapi sama-sama yuk. Aku siap berjuang bersamamu dengan energiku, doa-doaku, semangatku. InsyaAlloh ya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s