14 Februari 2014

Saya sedang rapuh. Tapi disini saya tidak akan membagi rapuh saya untuk siapapun. Biar saya rasakan sendiri atau saya luapkan ketika 5 waktu tiba.

Saya suka membandingkan rapuh saya dengan rapuhnya orang lain. Bukan karena apa, tapi dengan begitu sukses membuat rapuh saya terasa lebih ringan dari sebelumnya. Berganti dengan syukur yang jauh lebih indah dirasakan daripada rapuh tadi. Tak lupa saya doakan mereka yang merasakan rapuh lebih dahsyat dari saya agar diberi kekuatan dan jalan keluar oleh-Nya.

Segala puji bagi Alloh yang memberi saya rapuh dibawah batas. Segala puji bagi Alloh yang selalu memberi saya bimbingan dengan cara-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s