Kok Sempat-sempatnya Sih?

Beberapa hari yang lalu, saya sempat kesal dengan pacar saya. Penyebabnya adalah pacar saya membantu temannya menyelesaikan Tugas Akhir (TA), padahal TA sendiri belum kelar. ‘Kenapa nggak ngerjain TA mu sendiri sih?’ batin saya saat itu. Alhasil, dari siang sampe malem, dia bantuin temannya itu.

Yang bikin saya tambah kesal adalah saya tahu sendiri, TA pacar saya saat itu masih awut-awutan. Dia bilang, beberapa fitur ada yang dibongkar, otomatis dia harus mengulang lagi. Belum lagi, dia merasa beberapa teori yang dia ambil, masih dia rasa belum kuat. Yang lebih parah lagi waktunya cukup mepet, karena dia udah ditarget dosen pembimbingnya untuk cepet-cepet seminar dan sidang. ‘Oalah le, trus kenapa kamu masih sempat-sempatnya ikut ngerjain TA orang lain?’ batin saya lagi.

Tapi justru itulah bodohnya saya. Harusnya saya bangga dengan apa yang dilakukan pacar saya itu. Tiba-tiba saya teringat, setiap kebaikan adalah sedekah. Iya saya baru ingat, sedekah kan nggak harus dengan harta.

Shodaqoh atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sedekah, dapat dimaknai dengan satu tindakan yang dilakukan karena membenarkan adanya pahala / balasan dari Allah SWT. Sehingga shodaqoh dapat kita maknai dengan segala bentuk / macam kebaikan yang dilakukan oleh seseorang karena membenarkan adanya pahala / balasan dari Allah SWT. Shodaqoh dapat berbentuk harta seperti zakat atau infaq, tetapi dapat pula sesuatu hal yang tidak berbentuk harta. Misalnya seperti senyum, membantu kesulitan orang lain, menyingkirkan rintangan di jalan, dan berbagai macam kebaikan lainnya.

Setiap ma`ruf (kebaikan) adalah shadaqoh, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya.” (HR. Bukhari Muslim).

Astagfirullah. Kenapa saya malah bisa kesal dengan pacar, padahal apa yang dia lakukan itu merupakan salah satu kebaikan. ‘Allah pasti melihat apa yang kamu lakukan, On. Kalo kamu bantu temanmu selesaikan TA-nya. InsyaAllah, nanti Dia yang bantu kamu selesaikan TA mu. Amiiin,’ ucap saya akhirnya.

Advertisements

2 thoughts on “Kok Sempat-sempatnya Sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s