Cerita tentang Seorang Ibu

Orang hebat. Apa arti orang hebat? Pasti definisi dan ukuran hebat untuk masing-masing orang berbeda-beda. Ya kan? Kali ini, saya hanya ingin bercerita tentang seseorang. Kemarin saya bertemu dengan orang hebat versi saya. Siapa dia? Ibu Dra. Wahyuni Ekowati, seorang guru matematika, sekaligus Pembina UKS sebuah sekolah madrasah aliyah negeri di Malang.

Apa yang istimewa dari seorang guru matematika dan Pembina UKS? Keistimewaan perempuan ini adalah ketulusan, pengabdian dan semangat yang dimilikinya. Siapapun tidak akan menyangka, jika setiap hari dia menempuh perjalanan pulang pergi Blitar-Malang. Setiap pagi hari.

Waktu itu, Bu Yuyun-panggilan akrabnya, menunjukkan video perjalanannya dari Blitar ke Malang di pagi hari. Rekaman itu dibuat oleh seorang siswanya, yang mengikuti kegiatan Ibu Yuyun selama 3 hari 2 malam. Dalam video tersebut terlihat jelas, bagaimana tangguhnya sebagai seorang Ibu, seorang istri, seorang guru, seorang wanita karir, seorang pemimpi, serta seorang muslimah. [sayangnya, saia tidak sempat meng-copy video tersebut].

Pukul 5 pagi, Bu Yuyun sudah siap berangkat dari rumahnya menuju Stasiun Wlingi, Blitar.  Tentu saja, setelah selesai melakukan pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga. Ya memasak, mencuci, membersihkan rumah. Perjalanan ke Malang memakan waktu selama kurang lebih dua jam. Sekitar pukul 07.00, dia sampai di Stasiun Kota Baru Malang.

Setelah sampai, dia masih menyempatkan untuk berjalan-jalan melewati Alun-alun Tugu untuk sekedar melihat bunga teratai dan menikmati udara pagi. Terkadang sebelum menuju ke sekolah tempatnya mengajar, dia menyempatkan untuk mampir Pasar Bunga Malang. kalau ada yang bagus, tidak jarang dia beli untuk ditaruh di ruang UKS.

Selesai membeli bunga, Ibu Yuyun naik angkot menuju ke sekolah tempatnya mengajar. Aktivitas itu dia lakukan setiap hari. Setiap hari. Sore harinya, dia menaiki bus untuk pulang ke Blitar. Sekali lagi, aktivitas ini dia lakukan setiap hari. What a wonderful woman!

Pertanyaan saya, “Kenapa nggak ngontrak di Malang saja, Bu?”. Dia menjawab, “Kasihan anak-anak kalau saya tinggal terus. Kan masih pada sekolah.”  Speechless untuk yang kesekian kalinya.

Heran deh, sebenarnya apa yang menjadi motivasi dari Bu Yuyun untuk menjalankan aktivitasnya? Jawabannya adalah mimpi. Itulah yang menjadi tonggak semangatnya selama ini. “Saya ingin jadi orang sukses,” tuturnya.

Banyak pelajaran yang saya ambil dari Bu Yuyun. Pengabdian yang begitu besar terhadap pendidikan dan profesinya. Ketulusan, keikhlasan, dan kecintaan yang begitu besar pada keluarga. Keyakinan pada diri sendiri, serta keinginan kuat untuk mencapai mimpinya. Hal-hal itulah yang sulit bisa dicapai seseorang yang tidak memiliki mental baja dan ketangguhan diri. Keepo spirito, Bu!!!

NB : Dua jam yang cukup bermakna buat saya untuk belajar hal baru dari orang lain.

Advertisements

5 thoughts on “Cerita tentang Seorang Ibu

  1. ongkosnya boros ndak tuh? T^T
    btw semoga bu yuyun ydmksud selalu dicurahkan barokah dan limpahan rejeki dari Alloh SWT, agar bisa terus mengabdi untuk agama, keluarga, bangsa dan negara..
    amiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s