Jatuh Cinta [lagi]

Disini saya ingin bercerita bahwa ada hal yang bisa bikin saya nggak karuan. Saya bisa ketawa-ketiwi sendiri, senyum-senyum gila, bahkan sampai nangis sambil senyum. Tapi untungnya hal ini nggak bisa bikin saya gila beneran.

Waktu iseng-iseng utak-atik lappy, akhirnya saya menemukan kumpulan lagu Dave Koz, seorang saxophonist. Itu file saya cari dulu hilang ternyata menyelip diantara kumpulan file musik lainnya. Langsung saja saya putar. Dan memang masih sukses bikin saya melakukan tindakan-tindakan seperti yang sudah saya sebutkan diatas (ketawa sendiri, senyum gila dan nangis sambil senyum. red).

Saksofon. Kalau nggak salah, sejak SMP saya mulai jatuh cinta sama alat musik ini. Jangan tanya saya bisa memainkannya atau tidak. Jawabannya pasti tidak. Saya lebih suka mendengarkan orang lain [yang ahli tentunya] memainkan alat musik ini, dan saya hanya tinggal tutup mata menikmati setiap alunan suaranya.

Yang bikin saya jatuh cinta sama yang namanya saksofon adalah suaranya. Jelas. Bagus. Bagus. Bagus. Bagus. Bagus. Bagus. Bagus sekali. Bisa menghilangkan suntuk kalau lagi suntuk, bisa menambah keceriaan kalau lagi ceria. Kalau dalam keadaan normal, saya bisa terjangkit gejala-gejala tadi. I Love Saxophone!

Advertisements

2 thoughts on “Jatuh Cinta [lagi]

    • beda, bu.. bentuknya alat musiknya aja udah beda 180 derajat. suara yang dikluarin juga beda. lebih lembut saxophone, menurutku… hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s