Kebanggaan Jadi Perempuan

Saya baru menyadari kalau menjadi perempuan itu bikin bangga. Kenapa baru sekarang? Karena baru sekarang saya benar-benar jadi perempuan yang dituntut untuk bisa melakukan banyak peran dalam hidup.

Memang apa saja peran perempuan dalam hidupnya? Saya mengambil contoh diri saya sendiri. Saya seorang anak perempuan, sulung dari tiga bersaudara. Saya juga seorang mahasiswi semester 5 di sebuah universitas yang banyak menghadiahi mahasiswa/i nya dengan tugas dan kuis yang luar biasa. Selain itu, saya juga seorang pekerja (internship) di sebuah kantor. Saya juga seorang yang punya banyak ambisi dalam hidup, sehingga ada hal lain yang saya lakukan untuk merealisasikan ambisi saya itu.

Pertanyaannya yang muncul, apa yang bikin bangga? Bukankah itu biasa saja? Umum dilakukan banyak orang kan?

Apapun kata orang, buat saya ini membanggakan karena semua peran itu saya kerjakan dalam satu hari. Itulah yang baru saya rasakan hari ini. Meskipun setiap hari memang saya dibebankan dengan pekerjaan-pekerjaan diatas, namun tidak sesibuk hari ini.

Hari ini, Ibu saya sakit. Otomatis saya harus menggantikan semua rumah tangga, yang biasa dikerjakan Ibu. Mulai dari beres-beres rumah, memasak walaupun hanya mie goreng dan telur dadar. Setelah itu, saya berangkat ke kampus untuk UAS. Selesai urusan di kampus, saya menuju ke tempat nguli. Pulang dari sana, saya cabut ke rumah teman saya untuk belajar UAS besok, karena dipastikan saya tidak bisa jika belajar sendiri. Jam 22.00, saya tiba di rumah dengan kelelahan yang luar biasa. Saya merebahkan diri ke tempat tidur, tetap dengan pikiran, “Besok pagi harus mencuci baju karena ternyata cucian menumpuk, besok pagi sarapan apa ya?”

Kemudian, pikiran saya jadi ngelantur tentang Ibu saya. Seperti inikah yang beliau lakukan setiap hari? Pekerjaan rumah tangga setiap pagi, berangkat ke kantor, balik lagi berkutat dengan pekerjaan rumah tangga, melayani suami dan anak-anaknya, kadang masih membawa pekerjaan kantor untuk diselesaikan di rumah. What a wonderful Mom whom I have! Tidak pernah mengeluh, walau kadang cerewet karena anak-anaknya bandel. Selalu ikhlas dalam melakukan setiap perannya. Itulah Ibuku dan tentu saja, Ibu-ibu hebat lainnya di seluruh dunia. Pendek kata, itulah wanita. Dibalik kelembutannya, tersimpan kekuatan yang luar biasa.

P.S. Get well soon, Mom…We love you…

Advertisements

5 thoughts on “Kebanggaan Jadi Perempuan

  1. Laki² bisa apa aja,
    Kecuali Hamil,
    Jd laki² dan wanita punya kelebihan masing²,
    Btw,
    GLobbers mau rekaman jingle bloggerngalam.com
    Bs bantu posisi Bass kan? 😉

  2. wah aq baru baca postingan yang ney….:D

    yupz, bener banget, harus bangga jadi perempuan, punya hati yang lembut tapi sebenernya kekuatan yang tersimpan LUAR BIASA hebat…hhehhehe… 😀

    thanx udah comment di blogQ n kunjungi….

    -betta-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s