‘Sesuatu’

Saya punya ‘sesuatu’. Sesuatu itu baru, bagus, indah, menarik dan yang pasti membahagiakan. Teringat sebuah kalimat yang saya tuliskan di buku seorang teman,

“Jika Tuhan memberi sesuatu yang membuat kamu bahagia, bahkan sangat bahagia, kendalikan kebahagiaan kamu karena bisa saja Tuhan mengambil sesuatu itu hingga membuat kamu merasa sedih, bahkan sangat sedih”.

Saya sendiri yang membuat kalimat diatas dan saya pula yang mengingkarinya. Saya senang dengan ‘sesuatu’ yang saya punya ini. Senang sekali. ‘Sesuatu’ itu datang, dengan sigap, kuat dan hebat membantu saya berlari. Sebelumnya, saya memang sudah mampu berdiri dan berjalan, namun energi dari ‘sesuatu’ ini, mengajak saya untuk berlari, melompat bahkan terbang.

Namun, tiba-tiba saya merasa ‘sesuatu’ itu perlahan-lahan menjauh, semakin jauh, dan samar-samar tak terlihat. Dengan tiba-tiba pula, saya merasa takut kehilangan yang amat sangat. Sampai menggigil, padahal saya tidak kedinginan. Sampai meringkuk lemas, padahal saya tidak sakit.

Inilah kesalahan saya. Yaitu ketidakmampuan dalam mengontrol diri atas ‘sesuatu’ yang saya dapat. Harusnya saya bisa untuk tidak sampai menggigil dan meringkuk lemas karenanya. Padahal saya masih belum yakin, sesuatu itu benar-benar menghilang atau tidak. Tapi maaf, kali ini saya mengaku kalah…

Advertisements

2 thoughts on “‘Sesuatu’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s